Friday, September 13, 2019

Waspadai Kanker Lambung yang Gejalanya Mirip Sakit Maag Biasa Berikut Ini!


Waspadai Kanker Lambung yang Gejalanya Mirip Sakit Maag Biasa Berikut Ini!

Sakit maag merupakan penyakit yang sering diderita setiap orang. Jika makan terlambat, makan terlalu asam hingga terlalu banyak minum kopi, maag bisa menyerang dengan ciri rasa sakit di ulu hati. Namun dengan mengkonsumsi obat maag, rasa sakit tersebut perlahan akan menghilang. Hal ini membuat banyak orang menyepelekannya padahal bahaya sakit maag bisa menyebabkan seseorang meninggal. Selain itu ternyata ada penyakit lain yang memiliki gejala mirip dengan sakit maag yaitu penyakit kanker lambung .

Lambung merupakan organ yang termasuk di dalam sistem pencernaan manusia. Fungsinya adalah untuk mencerna makanan dengan proses kimiawi. Makanan yang telah masuk ke lambung akan dicampur dengan asam lambung agar berbagai nutrisinya bisa terpecah dan mudah diserap oleh tubuh. Setelah dari lambung, makanan akan diteruskan ke usus halus untuk melalui pencernaan kembali. Fungsi lambung sangat penting bagi sistem pencernaan karena juga mempersiapkan makanan agar bisa dicerna oleh usus halus dan usus besar. Maag sendiri terjadi karena asam lambung yang berlebihan sehingga menyerang dinding lambung sendiri. Hal ini disebabkan karena tak adanya makanan yang dicerna padahal sudah masuk waktu makan sesuai dengan kebiasaan orang tersebut.

Lalu apa penyebab dari gastric cancer? Gastric cancer disebabkan karena sel pada lambung bermutasi menjadi sel abnormal sehingga lambung menolak menjalankan fungsinya. Pada fase awal atau saat sel lambung yang bermutasi masih sedikit, gastric cancer belum menunjukkan gejalanya atau menunjukkan gejala yang mirip dengan penyakit maag sehingga hanya dianggap sakit maag biasa oleh penderita. Berikut ini adalah gejala gastric cancer di tahap awal yang sebagian mirip gejala sakit maag:

  • Mual.
  • Muntah.
  • Nyeri di ulu hati.
  • Asam lambung naik.
  • Mudah merasa kenyang.

Sering tak dirasakan dan di diagnosa di fase awal, kanker lambung perlahan-lahan akan masuk ke tahapan lanjut dengan bermutasinya sel lambung sehat menjadi sel kanker. Setelah sel kanker tersebar lebih luas, gejala yang bisa disebabkan juga semakin parah. Barulah pada gejala di tahap lanjut ini, seseorang bisa menyadari ada yang aneh dengan lambungnya dan bukan hanya masalah maag biasa. Gejala gastric cancer di tahap lanjut antara lain:

  • Muntah darah.
  • Bab menghitam atau bab berdarah.
  • Menderita penyakit kuning.
  • Tidak punya nafsu makan.
  • Penumpukan berat badan.
  • Tubuh terasa lemas.
  • Perut menjadi besar karena penumpukan cairan.

Penyebab gastric cancer ini belum diketahui secara pasti, namun ada faktor resiko yang membuat seseorang lebih mudah terkena gastric cancer, yaitu:

  • Memiliki kebiasaan merokok.
  • Berusia lebih dari 55 tahun.
  • Berjenis kelamin laki-laki.
  • Memiliki keluarga dengan penyakit kanker.
  • Pernah mengalami operasi di bagian lambung.
  • Memiliki riwayat radang lambung kronis.
  • Memiliki masalah imunitas seperti pada penderita HIV.
  • Penggunaan obat immunosuppressant jangka panjang.
  • Memiliki riwayat polip lambung.

Kini jika Anda merasakan gejala di atas, atau melihat seseorang dengan gejala di atas, perlu segera memeriksakan diri untuk bisa diketahui penyebabnya lebih dini. Kanker lambung yang dideteksi lebih dini akan memiliki kesempatan untuk disembuhkan lebih besar dibandingkan yang baru diketahui di tahap lanjut. Untuk pengobatan gastric cancer dilakukan sesuai dengan stadium kanker yang terjadi. Jika masih memungkinkan, dokter akan melakukan operasi guna mengangkat sel-sel kanker yang tercipta sebanyak mungkin agar tidak menyebar ke sel yang masih sehat.



No comments:

Post a Comment