Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cerita Lucu Mukidi Terbaru Bikin Ngakak

Cerita lucu mukidi dibawah ini merupakan kumpulan cerita dengan tokoh Mukidi yang kocak abis.

Selain nyleneh, cerita lucunya juga membuat orang penasaran dengan akhir dari cerita tersebut.

Selain itu, cerita lucu kali ini juga dijadikan menjadi kumpulan humor lucu Mukidi agar kamu lebih puas ngakaknya. 

Adapun karakter Mukidi yang melegenda tersebut diciptakan oleh seorang creator bernama " Soetantyo Moechlas ".

Kumpulan Cerita Lucu Mukidi Terbaru Paling Kocak

cerita lucu mukidi
Cerita lucu Mukidi

Karakter  dalam cerita lucu Mukidi yang digunakan kali ini memang karakter-karakter dari cerita lucu Mukidi yang di buat oleh sang creator.

karakter- karakter yang di gunakan antara lain;

1. Mukidi sebagai diri sendiri.

2. Markonah sebagai istri Mukidi.

3. Mukirin sebagai anak perempuan Mukidi.

4. Mukiran sebagai anak laki laki Mukidi.

5. Wakijan sebagai sahabat karib Mukidi.

6. Wakilah sebagai istri Wakijan.

7. Sukilah sebagai orang yang suka berkilah/banyak alasan/nge-les.

8. Mbah Marto Kapiran sebagai paman Mukidi.

9. Mbah Karto Mengkono sebagai teman paman mukidi.

Tidak perlu panjang kali lebar kali tinggi lagi, berikut kumpulan humor lucu Mukidi dijamin bikin kalian ngakak.

#1 Cerita Lucu Mukidi Terbaru " Saat Diperiksa Dokter "

" Pak Mukidi, dengan terpaksa saya ingin menyapaikan penyakit bapak yang sebenarnya. " kata dokter.

" Kenapa dok? " ungkap Mukidi dengan penuh sedih.

- " Penyakit bapak sangat serius, saya angkat tangan gak sanggup lagi, sama sekali gak ada harapan, tolong beritahu saya siapa yang ingin bapak jumpai, biar saya bantu untuk menghubunginya, " tanya dokter kepada Mukidi.

Dengan nada sedih Mukidi menjawab, " saya ingin menjumpai dokter lain. "

Dokter...?

#2 Cerita lucu Mukidi Terbaru " Timbangan Rusak "

Suatu hari, saat Mukidi tengah membereskan gudang di rumahnya, ia menemukan 4 timbangan.

Salah satu dari timbangan tersebut ternyata sudah rusak.

Tidak mau menyimpannya lagi, Mukidi meminta ijin kepada Markonah (istrinya) untuk menjual keempat timbangan tersebut.

" Ma, " ini jual aja ya dari pada tidak terpakai lagi." kata Mukidi sambil melihatkan 4 timbangannya.

" Papa boleh jual semuanya terkecuali yang rusak. " jawab Markonah merayu.

Mukidi bingung, " Lho, kenapa yang rusak gak boleh dijual ma. "

" Dengan timbangan rusak ini, berat badan mama jadi turun 4 kilo pa, " jawab Markonah.

Mukidi, " Tepok jidat "

#3 Cerita Lucu Mukidi Terbaru " Ingin Jadi Jendral "

Suatu hari, disaat ada pendaftaran calon anggota TNI baru, mbah Karto Kapiran (paman Mukidi) ikut serta dalam pendaftaran tersebut.

" Umur bapak sekarang berapa? " tanya seorang sersan kepada mbah Karto Kapiran.

" Umur saya saat ini sekitar 50 tahun, " kata Mbah Karto.

 " Bukankah untuk menjadi seorang prajurit ada batasan umur, menurut saya umur bapak sudah terlalu tua, " kata sersan menjelaskan.

"Benar saya tahu, untuk menjadi seorang prajurit umur saya sudah terlalu tua, tetapi apakah kalian tidak membutuhkan jendral, " jelas Mbah Karto.

Sersan...?

#4 Cerita Lucu Mukidi Terbaru " Mancing "


Suatu hari, saat Mukidi memancing, ia begitu kesal karena tidak ada ikan yang mau memakan umpannya.

Melihat hal itu, seseorang yang duduk di sebelah Mukidi berkata, " umpan yang kamu kasih itu salah, ikan-ikan disini maunya dengan daging ayam. "

Tanpa berfikir panjang, Mukidi mencari umpan dari saran yang di berikan oleh orang tersebut.

Tak lama berselang, Mukidi memulai memancing lagi.

Sayangnya meski umpan sudah diganti, tak ada satupun ikan yang mau memakan.

Tiba-tiba ada seorang kakek menghampiri Mukidi dan berkata " kamu salah berikan umpan yang sudah mati, ikan-ikan disini sukanya umpan yang masih hidup,"

Mendengar nasehat kakek tersebut, Mukidi langsung pergi untuk membeli ayam hidup.

Setelah kembali memancing, ternyata sama saja, tidak ada ikan yang mau makan umpannya.

Akhirnya Mukidi mulai kesal, kemudian ia mengeluarkan uang 100 ribu dan melemparkannya ke suangi sambil berkata, "AKU SUNGGUH TIDAK SABAR LAGI, KALIAN INGIN MAKAN APA BELILAH SENDIRI MENURUT SELERA KALIAN MASING-MASING, NIH UANGANYA. "

#5 Cerita Lucu Mukidi Terbaru " Bodoh "


Suatu hari, disaat hujan lebat di sertai angin kencang dan kilat. Mukidi yang sedang mengendarai mobil, nekat melanjutkan perjalanannya.

Melihat hal itu, polisi yang sedang berjaga mencoba untuk menghimbau Mukidiagar tidak melanjutkan perjalananya karena takut tertimpa pohon besar yang ada di sekitar bahu jalan.

" Maaf pak, mengganggu perjalanan anda, " ungkap Polisi.

"Iya pak," ada apa ya pak, " tanya Mukidi.

" Bukankah sangat bodoh dan membahayakan keselamatan bapak mengendarai mobil dalam kondisi hujan deras gini pak, " kata Polisi.

" Siapa yang bodoh pak, di dalam mobil saya tidak kehujanan, justru bapak ngapain malah berdiri di luar hujan-hujanan, " jadi yang bodoh siapa? " kata Mukidi.

- " Polisi ...? "

#6 Cerita Lucu Mukidi Terbaru " Jual Motor "


Sudah merasa bosan dengan motornya, Mukidi hari ini berniat untuk menjualnya. 

Tetapi, setelah ia menawarkan ke teman-temannya, tidak ada satupun yang berminat dengan motor Mukidi.

Alasannya sama, karena motor Mukidi sudah menempuh jarak 300.000 km sehingga di anggap sudah terlalu bobrok.

Keesokan harinya, Mukidi bercerita kepada Wakijan. Setelah mendengar cerita Mukidi, Wakijan memberikan saran seperti ini...

" Saya bisa bantu kamu, tapi hal ini mungkin dilarang, " tanyaWakijan.

" Gak papa, terpenting motor saya cepat kejual, " balas Mukidi.

" Saya punya kenalan montir hebat, dia bisa mengembalikan kilometernya menjadi 10.000 atau semau kamu, kalau berminat, ini alamat dan nomer teleponnya," kata Wakijan sambil memberikan alamat dan nomer telepon.

Dengan penuh rasa bahagia Mukidi menjawab "Oke, saya langsung kebengkel tersebut."

Keesokan harinya...

" Gimana Mukidi, apa motor kamu sudah laku, " tanya Wakijan.

" Gak jadi dijual," ungkap Mukidi.

" Kenapa? " kata Wakijan.

" Lha ngapaian di jual, kilometernya saja baru 10.000km doang, " kata Mukidi.

Wakijan...?

#7 Cerita Lucu Mukidi Terbaru " Tempe Raksasa "

Hari ini merupakan hari jadi kampung Mukidi, untuk memperingatinya, kampung Mukidi mengadakan lomba masak.

Dalam lomba masak tersebut, Mukidi turut menjadi peserta lomba, Mukidi berencana untuk membuat tempe mendoan.

Setelah lomba di mulai, salah satu juri mendekati Mukidi untuk melihat apa yang dibuat Mukidi.

" Kamu mau membuat apa pak Mukidi, " kata juri.

" Saya akan membuat tempe mendoan mas, " balas Mukidi.

" Jika pak Mukidi ingin membuat tempe medoan, pak Mukidi harus tahu takarannya, "tanya Juri. "Biasanya, untuk membuat 100 tempe mendoan di butuhkan 50kg kedelai, nah, pak Mukidi sendiri menyediakan berapa kilo kedelai, " lanjut Juri.

" 200 kilo mas, " jawab Mukidi.

 " Berarti pak Mukidi ingin membuat 400 tempe mendoan, " tanya juri.

- " Oh tidak, saya ingin membuat satu aja " saut Mukidi.

- " Lho, saya kan sudah jelaskan takaran yang pas untuk membuat tempe mendoan, " tanya juri kebingungan.

" Saya akan membuat tempe raksasa mas, " jawab Mukidi.

Juri " ...? "

#8 Cerita Lucu Mukidi Terbaru "Orang Gila "


Sebuah kisah tentang orang gila yang sering berkeliaran di sekitar rumah Mukidi. Orang gila ini mengira bahwa dirinya adalah seekor tikus, jadi dia takut sekali dengan kucing.

Karena kasihan, Mukidi memutuskan untuk membawa orang gila tersebut kerumah sakit jiwa. Selang beberapa tahun di rawat, ada salah satu dokter mengira jika orang gila tersebut sudah sembuh.

Sebelum di pulangkan, sang dokter mencoba memastikannya kembali dan bertannya kepada orang gila tersebut.

" Pa, jadi sekarang bapak sudah sadar jika bapak adalah manusia, " tanya dokter kepada pasien.

" Sudah dok, " jawab Pasien.

" Bagus, kalau bapak sudah tahu bahwa bapak itu bukan tikus, jadi bapak gak usah takut lagi sama kucing, karena bapak manusia, sama halnya seperti saya, " kata dokter.

" Ya dok, saya manusia bukan tikus, " ucap pasien.

" Jadi bapak tidak takut lagi kan sama kucing, " tanya dokter.

" Gak dok, " jawab pasien.

Dengan rasa percaya, dokter tersebut yakin jika pasien sudah sembuh, tetapi tiba-tiba pasien tersebut bertanya.

" Oia dok, saya mau tanya, " kata pasien.

" Tanya apa? " kata dokter.

" Menurut dokter si kucing tahu gak ya kalau saya sudah berubah jadi orang, " kata pasien.

Dokter " @#@$$% "

#9 Cerita Lucu Mukidi Terbaru " Nenek Nonton TV "

Ada seorang nenek yang sedang menonton TV. 

Merasa kesal karena acaranya hanya film horor, nenek tersebut meminta cucunya untuk menganti saluran TV.

" Cu, kesini coba, " sapa nenek.
 
" Ada apa nek, " kata si cucu.

" Coba tolong pindahkan chanel TV-nya, " perintah nenek.

" Baik nek, " jawab si cucu.

Chanel 1 film jaelangkung, chanel 2 film pocong, chanel 3 film Suzana.

" Iya nek, kok bisa ya film horor semua, " kata si cucu.

" Benar kan, kenapa ya film horor doang, coba kamu lihat antenanya menghadap kemana, " kata si nenek.

" Iya nek, saya lihat dulu, " kata si cucu

Tak lama kemudian. 

" Saya udah lihat nek, ternyata antenanya menghadap ke kuburan, " kata si cucu.

" Oh pantes, coba arahkan antenanya ke hutan barang kali ada film tarzan, " kata si nenek.

#10 Cerita Lucu Mukidi Terbaru " Ilmuwan "


Suatu hari ada seorang ilmuwan yang sedang berkunjung ke Indonesia. 

Saat ilmuwan tersebut makan di warung Mukidi, ilmuwan merasa terkagum-kagum dengan perkembangan tehnologi yang ada di Indonesia.

Meski dirinya tidak fasih berbahasa Indonesia, ia tidak perlu bingung untuk menjelaskan makanan yang ingin dipesan.

" Makan sama apa sir, " kata Mukidi.

Mendengar mukidi ilmuwan tersebut Menempelkan jarinnya ke kaca.

" Lalu apa lagi? " tanya Mukidi.

Kembali menempelkan jarinya ke kaca. Tak lama berselang makananpun tersedia dengan lauk dan sayurnya.

Melihat itu sang ilmuwan berfikir " di Indonesia ternyata layar sentuh sudah berkembang sampai warung makan"

#11 Cerita Lucu Mukidi Terbaru " Begadang "


Beberapa hari ini Wakijan sering telat sampai dikantor karena bangun kesiangan. Merasa kesal, Wakijan ditegur oleh bosnya.

" Kenapa belakangan ini kamu sering telat sampai kantornya, " tanya bos Wakijan.

" Maaf bos, saya bangun kesiangan terus karena sering begadang, " kata Wakijan.

" Salah siapa kamu begadang, gak ada gunannya, " kata bos Wakijan.

" Bukan gak ada gunannya bos, beberapa hari ini saya begadang karena lagi menunggu kelahiran anak saya, " kata Wakijan.

" Oh gitu, maaf, emang anak kamu lahir kapan kata dokternya, " tanya bos Wakijan.
 
" Anak saya lahir sekitar 5 bulan lagi bos, " kata Wakijan.

Bos Wakijan " ...? "

Cerita Lucu Mukidi Bahasa Jawa
cerita lucu mukidi


#1 Cerita Lucu Mukidi Bahasa Jawa " Belanja "

Ing swasana taun anyar, hakim takon marang salah sawijining tahananya, Mukidi.

Hakim: "Sampeyan dituntut amarga tuduhan apa?"

Mukidi: " blanja jam 01;00 "
.
Hakim: "Iki dudu pelanggaran". alasane opo ?

Mukidi: "Sadurunge kios dibukak, Pak Hakim".

Hakim: "Sampeyan maling"

Mukidi "Hehe"

#2 Cerita Lucu Mukidi Bahasa Jawa " Liburan "

Bojone Mukidi nembe mulih saka dokter amarga ora sehat.

Mukidi: "Ma, dhokter ngomong apa jarene?"

Markonah: “Ora Ngomong apa-apa, mung stres. Dokter menehi saran supaya kita santai karo liburan menyang New York, Paris, London, Tokyo utawa Sydney. Kita kedah tindak pundi, bapak? "

Bojo: "Apike yen kita lunga menyang dokter liyane"

#3 Cerita Lucu Mukidi Bahasa Jawa " Bolos "

Ing sawijining dina, ono Guru ek ngabsen para siswane. Pranyata Anak Mukidi ora mlebu. Dumadakan kepala sekolah ngundang guru kasebut.

Kepala sekolah: "Iki telpon."

Guru: "Halo."

Panelpon: "Halo, aku arep ngandhani yen Mukiran lara dadi ora bisa mlebu sekolah."

Bu Guru: "Nuwun sewu saka sapa iki?"

Panelpon: "Iki saka bapakku.

Cerita Lucu Mukidi dan Markonah

cerita lucu mukidi

#1 Cerita Lucu Mukidi Dan Markonah " Hari Hari Mukidi Sakit


Hari ini Markonah (istri Mukidi) berencana mengantar Mukidi ke dokter karena khawatir dengan kondisi Mukidi yang kian hari kian memburuk karena sakit.

Sesampainya di rumah sakit, salah satu dokter langsung memeriksa kondisi Mukidi. Setelah di periksa, ternyata Mukidi hanya kurang tidur saja.

Setelah dokter bertanya kepada Mukidi penyebab ia kurang tidur, tidak lama kemudiann dokter tersebut langsung keluar dari ruang periksa dan ngobrol dengan Markonah.

" Dok, suami saya sakit sakit ? " tanya Markonah was-was.

" Suami ibu gak papa kok, hanya kurang tidur saja, ini saya kasih resep obat untuk menghilangkan ngorok , " kata dokter.

" Kok obat ngorok dok, " perasaan suami saya gak suka ngorok deh, " tanya Markonah.

" Ouhh salah, obat ini untuk ibu bukan suami ibu, pak Mukidi kurang tidur karena ibu selalu ngorok kata pak Mukidi, " ungkap dokter.

Dengan rasa malu Markonah berkata " Iya dok makasih "

#2 Cerita Lucu Mukidi Dan Markonah " Simpanan "

" Dulu aku selalu menyembunyikan emas, uang dan barang berharga lainya di bawah kasur, " cerita Markonah kepada temannya. "Tetapi kata orang tempat itu sudah gak aman lag, " lanjut Markonah.

" Lantas kamu simpen dimana sekarang, " tanya Wakilah.

" Saya buatkan 100 peti, dari 100 peti itu dibuat sama sehingga orang yang mau mencurinya pasti kebingungan, " jawab Markonah.

" Emang kamu gak takut lupa dengan peti yang berisi barang berharga kamu, " tanya Wakilah. "Semuanya kan sama, " lanjutnya

" Ngapain takut lupa, dari salah satu peti tersebut saya tempelkan selembar kertas dengan tulisan, barang berharga saya ada disini, " jawab Markonah.

Wakilah " Nepok jidat."

#3 Cerita Lucu Mukidi Dan Markonah " Hemat "

" Ma, berhubung sekarang bensin naik lagi, papa mau hemat ah, mulai besok setiap papa kerja mau pakai sepeda aja, " ungkap Mukidi.

" Gak usah segitunya lah pa, kita masih bisa kok, masih ada uang cukup, " kata Markonah.

" Tapi kan selain hemat sehat juga  ma pakai sepeda, " jawab Mukidi.

" Sebenarnya mama si boleh-boleh saja papa mau hemat, tapi juga papa sadar juga dong, rumah kita di Bogor, kantor papa di Jakarta, kalau papa berangkat kerja anak kita masih SD papa pulang kerja kayaknya sudah SMP deh pa, " kata Markonah.
 
Mukidi " Oia ya hehehe, "

#4 Cerita Lucu Mukidi Dan Markonah " Handuk Yang Hilang " 

" Pa, mama heran deh sama handuk kita, kok gak ada ya, " tanya Markonah.

" Nyelip kali ma, emang sudah di cari? " saut Mukidi.

" Sudah pa, tapi gak ketemu, mama rasa tukang cuci kita deh pa yang mencurinya, " kata Markonah.

" Emang handuk yang mana si  ma yang hilang, " tanya Mukidi.

" Handuk putih yang besar itu loh, " jawab Markonah.

" Ouhhh, maksud mama handuk putih yang kita ambil dari hotel, " kata Mukidi.

" Iya, masak kita dapet nyolong masih dicolong juga ya pa, " kata Markonah

#5 Cerita Lucu Markonah Istri Mukidi " Beli Apel "

Suatu hari saat Markonah baru sampai rumah setelah pergi membeli apel. Ia kebingungan karena hanya ada 5 apel di dalam kantong kreseknya.

Melihat hal tersebut, Markonah memutuskan untuk kembali ke toko buah kmudian menanyakannya kepada pemilik toko terkait apel yang ia beli.

" Mas, tadi saya beli 10 apel disini, kenapa sampai rumah hanya ada 5 ya mas, " tanya Markonah.
 
" Oh itu ya bu, yang 5 lagi saya buang bu, " tegas pemilik toko.

" Kenapa dibuang? " ucap Markonah kebingungan.

" Jadi gini, ibu memang membeli 10 apel, tetapi, karena di antara 10 apel tersebut ada 5 apel yang udah busuk , makanya saya bantu ibu untuk membuangnya, " jawab pemilik toko.

Markonah " ..? "

#6 Cerita Lucu Markonah Istri Mukidi " Sapu "

Siang hari yang cerah, ada seorang penjual sapu yang menawarkan sapu kepada Markonah.

" Ibu pengen ganti sapunya gak bu, selagi masih banyak pilihannya nih, " tanya penjual sapu.

" Gak  pak, makasih," jawab Markonah, "Coba bapak tawarkan tetangga saya aja tuh, saya tahu sapunya udah waktunya di ganti, " sambung Markonah.

 " Kok ibu bisa tahu? " tanya penjual sapu kebingungan.

" Karena saya biasa pinjam sapu dia, " jawab Markonah.

" Gak moda! " tegas tukang sapu di dalam hati.

#7 Cerita Lucu Markonah Istri Mukidi "  Beli Mie Dapat Motor "

Suatu hari saat Markonah, Wakilah dan tetangganya sedang berkumpul, mereka terlihat asyik menceritakan tentang mie istan berhadiah. Begilah ceritanya...

" Tahu gak, suamiku beli mie instan dapet hadiah motor gede loh, hebat kan, " kata tettangga Markonah.

" Wah hebat yah, beruntung banget, " saut Markonah, "Kalau suamiku justru kebalikannya, ia beli motor gede dapat hadiah mie instan, kocak deh," sambung Wakilah.

" Yang paling hebat suamiku, semenjak kredit motor gede, setiap hari jadi makan mie instan, " kata Markonah.

Wakilah & tetangga " ...? "

#8 Cerita Lucu Markonah Istri Mukidi " Diet "

Suatu hari, saat Markonah sadar jika berat tubuhnya terus naik, Markonah langsung cari cara untuk menurunkannya.

Beberapa hari kemudian, Markonah mencoba banyak saran diet dari teman-temannya, tetapi alhasil berat badannya gak turun juga.

Akhirnya, Markonah pergi ke dokter untuk berkonsultasi perihal permasalahannya tersebut.

" Dok, saya pengen diet yang sehat dan aman gimana ya dok? " tanya Markonah kepada dokter. "Sudah sebualan ini si saya melakukan segala cara diet sehat tapi berat badan saya tak turun juga, " sambung Markonah.

" Ada kok caranya, ini metode baru diet secara sehat, mudah-mudahan cocok untuk ibu, " kata dokter.

" Gimana caranya? " tanya Markonah.

" Ibu hanya perlu putarkan kepala dari arah kiri kekanan kemudian kembali putarkan dari arah kanan kekiri, " ujar dokter.

Penuh rasa kebingungan setelah mendengar ucapan dokter, Markonah menjawab " Saya kurang yakin dengan metode baru ini dok, tapi saya akan coba, kira-kira kapan mulai menerapkan metode ini."

" Disaat orang lain menawarkan ibu makan, " tegas dokter.

Jangan ikutan geleng-geleng ya guys.


Cerita Mukidi Lucu Kejadian Hari Ini

humor lucu mukidi bikin ngakak


#1 Cerita Mukidi Lucu "Hari Yang Sial "

Mukidi adalah seorang pengusaha sukses.

Seperti biasanya dipagi hari, Mukidi berangkat ke kantor. Saat berada di lampu merah ia mendengar tukang koran sedang berteriak mnawarkan korannya.

Tukang koran tersebut bertriak " KORAN KORAN KORAN  BERITA HANGAT 10 ORANG KENA BEGAL 10 ORANG KENA TIPU."

 Karena penasaran, Mukidi langsung membeli koran tersebut.

" Mas, beli korannya, " kata Mukidi.

" Iya, " jawab tukang koran.

Setelah membelinya, Mukidi bertanya kepada tukang koran tersebut "Mas mau tanya, di halaman berapa berita tentang begal dan orang tertipu."

Mendengar pertanyaan dari Mukidi, tukang koran tersebut justru tak menanggapinya, ia justru kembali berteriak "KORAN KORAN BERITA HANGAT 10 ORANG KENA BEGAL 11 ORANG KENA TIPU.

Penuh kesal " kampret ternyata termasuk saya orang yang terkena tipu, " kata Mukidi dalam hati.

#2 Cerita Mukidi Lucu " Wawancara "

Waginem adalah seorang nenek yang umurnya sudah menginjak 110 tahun

Karena kesehatan nenek Waginem dengan umur segitu, banyak orang terkagum-kagum dan tidak sedikit juga ingin mengetahui rahasianya.

Saking viralnya, banyak wartawan menjumpai nenek Waginem tidak terkecuali Mukidi yang turut serta mewancarainya hari ini.

" Apa hal yang berkesan buat nenek Waginem dengan umur nenek yang sudah 110 tahun, " tanya Mukidi.

" Yang paling terasa tidak ada tekanan dari teman sebaya, " jawab nenek Waginem.

Mukidi " Nelen luda " 

#3 Cerita Mukidi Lucu " Hari Ulang Tahun Istri "

Suatu hari, Markonah terlihat sedang merayu Mukidi untuk dibelikan mobil dihari ulang tahunnya nanti.

Sebagai seorang suami yang sayang istri, Mukidi penuhi permintaan istrinya, akhirnya ia mengajak Wakijan untuk menemaninnya mencari mobil.

Dalam perjalanan pulang, Wakijan bertannya kepada Mukidi " Eh sob, saya heran sama kamu, bukanya istri kamu cuman minta mobil ya, " tanya Wakijan dengan rasa heran.

"Tetapi kenapa kamu beli berlian bagus banget, menurut saya hargannya lebih dari mobil loh, " sambung Wakijan.

Sambil tersenyum " Gini bro, saya dari tadi keliling nyari mobil ternyata gak ada yang palsu, dari pada istri saya cemberut, lebih baik beli berlian ini kan, " kata Mukidi.

"Maksudnya berlian ini palsu " tanya Wakijan.

"Iya," jawab Mukidi.

#4 Cerita Mukidi Lucu " Menangkap Tikus "

Rumah Mukidi diketahui banyak sekali tikusnya. Saking banyaknya, ia sampai menyerah untuk mengusirnya.

Hingga suatu hari ada temannya yang datang kerumah Mukidi.

" Jan, saya pusing deh sama tikus di rumah saya, banyak banget, " kata Mukidi.

 " Kamu sudah pakai jebakan tikus atau yang lainnya, " tanya Wakijan.

" Udah, tapi gak ada efeknya, paling kena juga cuman 1 atau 2 doang" ada saran lainnya gak, " saut Mukidi.

" Coba kamu kasih kopi sama gula di depan lubang yang biasannya tikus muncul, " kata Wakijan.

" Terus? " tanya Mukidi.

"Selanjutnya kamu tunggu aja pasti tikus tersebut akan muncul dan bertannya mana air panasnya, " Jawab Wakijan, "Nah, saat tikus sedang kebingngan, segeralah siram dengan air panas, ingat ya harus cepat, " sambung Wakijan.

" Kenapa harus cepat-cepat, " tanya Mukidi.

" Soalnnya kalau gak cepat-cepat biasannya tikus tersebut akan minta gorengan, " saut Wakijan.

Mukidi " ....? "

#5 Cerita Mukidi Lucu " Ngiri "

Suatu hari saat Mukidi baru saja membeli sebuah motor, ia langsung ke pos ronda untuk memamerkan motor barunya tersebut kepada teman-temannya.

Saat berada di pos ronda, Mukidi sadar jika Wakijan ngiri melihat motor baru Mukidi. 

" Eh Jan, kelihatannya kamu ngiri ya dengan motor baru saya, " tanya Mukidi.

" Gak lah, biasa aja, " tegasWakijan.

" Iya ah, dari tadi saya perhatikan jawaban kamu sinis banget ke saya, " tanya Mukidi.

" Ya udah biarin lah, " kata Wakijan.

" Tapi saya gak enak jadinnya, " saut Mukidi.

"Ya sudah kalau kamu ngerasa gak enak, saya nganan deh dari pada ngiri," kata Wakijan.

Wakijan " Sialan lu "

Cerita Lucu Mukidi Di Sekolah

cerita lucu mukidi

#1 Cerita Lucu Mukidi Di Sekolah " Jadi Guru "

Mukidi adalah seorang guru yang suka bercanda kepada muridnya. Suatu pagi, Mukidi memberikan pertannyaan berhitung kepada seluruh muridnya.

" Murid-murid, " berapakah hasilnya jika 9+5, " kata Mukidi kepada muridnya.

" 14 pak, " murid 1.

" Salah, " kata Mukidi.

" 5 pak, " murid 2.

" Salah, " kata Mukidi.

" 0 pak, murid 3

" Salah, " kata Mukidi.

Semua murid kebingungan, dan bertanya kembali.

" Terus berapa pak hasilnya? " kata murid.

" 24 anak-anak, " kata Mukidi.

" Kok bisa pak? " tanya murid.

" karena tadi bapak lupa naruh angka satu di depan angka sembilannya, " jawab Mukidi. 

Murid  " @#@$#%% "

#2 Cerita Lucu Mukidi Di Sekolah " Pinjam Uang "

Suatu hari di sebuah sekolah, ada seorang guru yang sangat keseal dengan jawaban anaknya Mukidi saat diberi soal oleh guru tersebut.

" Murid-murid," jika ada seorang teman dari kalian meminjam uang sebesar 5 ribu, " sedangkan kalian sendiri punya uang nya 10 rib, " maka berapa uang yang akan di kembalikan kepada kalian? " tanya guru.
 
" Gak ada bu, " jawab Mukiran.

" Kamu tidak bisa berhitung ya, " tanya guru.

" Ibu yang gak tahu teman saya si, dia kalau minjem uang gak pernah di kembalikan bu, " kata Mukiran.

Guru " @#$%^ "

#3 Cerita Lucu Mukidi Di Sekolah Sewaktu Masih SMA

Suatu hari, seorang guru memperhatikan Mukiran yang terlihat lesu dan kurang tidur, karena takut mengganggu pelajarannya, sang guru akhirnya bertannya kepada Mukiram.

" Kenapa kamu lesu dan gak gairah banget, " kata guru.

" Saya kurang tidur bu, " kata Mukiran.

" Kenapa emangnya, " kata guru.
 
" Saya itu bingung sama orang tua saya, kayaknya gak bisa urus anak deh bu, " saut Mukiran.

" Kok kamu bisa berfikir begitu, emang kenapa? " tanya guru.

" Bayangkan bu, disaat saya belum ngantuk disuruh tidur, giliran saya masih mengantuk selalu terbangun bu, " jawab Mukiran.

" Itu si...? " kata guru.

#4 Cerita Lucu Mukidi Di Sekolah  " Tukang Bubur " 

Suatu pagi, disaat Mukiran sampai di sekolah, ia memutuskan untuk sarapan bubur ayam dahulu yang berada di depan sekolahnya.

" Bang bubur satu, " kata Mukiran.

" Iya, kasih kacang gak dek, " tanya penjual bubur.

" Iya kasih aja, " jawab Mukiran.

" Kasih kecap? " kembali penjual bubur bertanya.

" Iya boleh, " saut Mukiran.

" Kasih sambel gak, " kata penjual bubur.
 
" Wah mantap tu, boleh deh bang, " ucap Mukiran.

" Kasih ayam, " tanya penjual bubur.

" Ya jangan lah bang, " tegas Mukiran.

" Kenapa? " kata penjual bubur.
 
" Kalau kasih ayam, saya makan apa bang, " kata Mukiram.

Penjual bubur " ...? 


Penutup Cerita Lucu Mukidi

Sekian artikel cerita lucu humor Mukidi, semoga kamu terhibur dan awet tua, karena yang muda belum tentu merasakan tua.


Posting Komentar untuk "Cerita Lucu Mukidi Terbaru Bikin Ngakak"