Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pelestarian Budaya Lokal Untuk Indonesia Semakin Dikenal

Di era digital seperti saat ini semua orang dari berbagai macam kalangan dapat dengan mudah mengakses internet.

Dari konten yang ada, semua informasi yang ingin di cari bisa didapat hanya dengan satu klik.

Tetapi sayangnya, kemudahan ini kurang dimanfaatkan untuk memperkenalkan terlebih melestarikan budaya lokal.

Pelestarian Budaya Lokal Untuk Indonesia Semakin Dikenal


Hal itu bisa terlihat dari minatnya para generasi muda yang lebih suka mengakses konten kekinian meski cenderung alay. 

Tidak heran, jika anak tahun 90-an suka Tralala Trilili maka anak zaman sekarang jadi yayaya yeyeye.

Yang lebih memprihatinkan, tidak sedikit juga yang menganggap budaya lokal itu kuno karena tidak sesuai dengan gaya saat ini.

Tetapi anehnya, giliran budaya kita di akui negara lain, baru deh heboh sendiri sok-sokan bilang Aku cinta Indonesia NKRI harga mati. Hahaha situ sehat?

Buat apa kamu memiliki kalau kamu sendiri tidak bisa mencintainya.

Jika efek negatif dari kemajuan zaman terus dibiarkan, budaya lokal lambat laun pasti akan ditinggalkan kemudian punah.

Apakah kamu mau anak cucumu tidak mengenal budayanya sendiri?

Jangan sampai deh ya.

Lalu siapa yang salah?

Tidak ada yang perlu disalahkan karena semuanya kembali kepada kesadaran diri kita masing-masing.

Kenapa Generasi Muda Kurang Peduli Terhadap Budaya Lokal?

Pelestarian Budaya Lokal Untuk Indonesia Semakin Dikenal


Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, kurangnya konten tentang kebudayaan membuat generasi milenial menjadi tidak mengenal budayanya sendiri.

Jika kita kembali pada tahun 90-an. Untuk mengakses internet pada masa itu masih sangatlah sulit. 

Kebanyakan dari mereka hanya bisa mengetahui informasi dari penyiaran lokal saja. 

Dengan kondisi seperti itu anak 90-an tentu tidak terlalu mengenal budaya luar. Secara otomatis meski kurang menyukai, tetapi mereka tahu ciri khas budaya di daerahnya.

Selain minimnya akses internet, pada masa itu juga tayangan di TV masih banyak di isi dengan film-film tentang kearifan lokal.

Jika kita bandingkan dengan kondisi saat ini yang penuh dengan sinetron cinta tentu sangat mencolok perbedaannya.

Meski sebenarnya masih ada konten-konten tentang budaya lokal, sayangnya hanya beberapa persen saja.

Padahal jika kita semua mau berkontribusi, kondisi sekarang sangatlah menguntungkan untuk memperkenalkan budaya di setiap daerah.

Hanya saja, kurangnya peran aktif serta pendekatan yang tidak disesuaikan dengan kondisi sekarang membuat generasi penerus menjadi tidak tertarik bahkan hanya sekedar melirik.

Efeknya, pengguna internet yang usianya masih belasan tahun semakin cuek dan menganggap budayanya sebagai cerita belaka.

Termasuk yang baca artikel ini. Apa kamu tahu sejarah dari tarian maupun baju adat yang ada di daerah kamu?. Pasti gak tahu kan, ngaku deh.

Bagaimana Cara Melestarikan Budaya Lokal Di Tengah Globalisasi?

Pelestarian Budaya Lokal


Kurangnya konten tentang kebudayaan membuat anak zaman now lebih mengenal budaya asing dibanding budayanya sendiri.

Meski pihak terkait sudah melakukan berbagai upaya, akan tetapi, jika tidak didukung secara langsung dari kita semua pasti kurang maksimal.

Dengan dukungan informasi yang kita buat. Cepat atau lambat generasi selanjutnya akan lebih mudah untuk mengenal budayanya sendiri minimal tidak melupakannya.

Kamu bisa membuat sebuah artikel tentang kearifan lokal yang ada didaerah kamu mulai dari tarian, rumah adat, baju adat dan lain sebagainya.

Dengan begitu, semakin banyaknya produksi konten lokal tentu bisa mengimbangi konten-konten yang beredar saat ini.

Tapi kan mahal bikin situsnya?

Siapa bilang mahal, di Indowebsite.co.id kamu bisa memiliki sebuah situs dengan biaya yang minim dari paket Hosting Murah yang telah di sediakan oleh Indowebsite.

Dengan pengalaman -+ 15 tahun sebagai penyedia web hosting terbaik, Indowebsite sudah memiliki 40.000 lebih klien dari perusahaan maupun personal yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia dan dunia.

Tidak heran, pengalaman yang dibarengi dengan kualitas membuat Indowebsite masuk dalam daftar top Hosting Company Indonesia.

Pelestarian Budaya Lokal Untuk Indonesia Semakin Dikenal


Tidak hanya paket hosting murah, Indowebsite juga menawarkan paket Hosting Gratis kepada mereka yang masih pemula.

Tujuan adanya paket hosting gratis yang diberikan oleh Indowebsite merupakan suatu bentuk dukungan Indowebsite kepada Indonesia untuk mencerdaskan bangsa serta mendukung gerakan konten lokal.

Dari kesempatan tersebut tentu harus di manfaatkan dengan baik bagi mereka yang ingin berbuat lebih terhadap bangsa ini.

Dengan dukungan dari penyedia web hosting yang handal seperti Indowebsite maka pembuatan konten akan terasa lebih mudah dan menyenangkan.

Tetapi kamu harus ingat, untuk membuat konten tentang kebudayaan sangat susah diterima anak milenial saat ini.

Oleh sebab itu kita di tuntut untuk lebih kreatif dalam pembuatan konten agar bisa menyesuaikan kondisi saat ini.

Cara Membuat Konten Kekinian Tentang Budaya Lokal

Pelestarian Budaya Lokal Untuk Indonesia Semakin Dikenal


Mengembangkan konten lama menjadi versi baru merupakan jurus terbaik agar generasi saat ini mau melirik dan mengenalnya.

Dengan tidak merubah nilai budaya aslinya, mendaur ulang konten lama menjadi kekinian tentu akan terlihat fresh dan lebih menarik perhatian.

Jika hal tersebut dilakukan dari generasi ke generasi maka konten-konten tentang keragaman budaya di Indonesia tidak akan pernah tenggelam di telan masa. 

Tidak hanya itu saja, agar bisa mengimbangi pengaruh budaya asing kita bisa mengkombinasikannya dengan budaya lokal.

Dari kombinasi tersebut pasti terlihat kekinian. Secara tidak langsung mereka akan tertarik dan mengenal sejarah yang ada di daerahnya tanpa kita memintanya..

Dan yang paling penting semakin banyak konten lokal yang beredar semakin mudah juga generasi selanjutnya untuk mengakses dimasa mendatang.

Penutup.

Meninggalkan nilai-nilai budaya pasti akan meninggalkan nilai-nilai pancasila.

Posting Komentar untuk "Pelestarian Budaya Lokal Untuk Indonesia Semakin Dikenal"